Multi layer switching adalah perangkat jaringan komputer yang melakukan
proses switch pada OSI layer 2seperti jaringan biasa dan memberikan
fungsi tambahan pada lapisan OSI yang lebih tinggi. MLS juga memberikan
cara menyusun perangkat network switch menjadi beberapa tingkatan
dikarenakan end user yang terkoneksi ke dalam suatu jaringan memiliki
jumlah yang banyak, sehingga kita perlu melakukan trunking
(menyambungkan switch satu dengan switch lain) antar network switch
secara bertingkat.
Istilah multilayer switching dalam istilah
Cisco merujuk pada sebuah teknologi canggih dimana router berkomunikasi
dengan swtich untuk memberitahukan kepada switch bagaimana cara
mem-forward frame tanpa bantuan dari router tersebut.
Cisco multi layer switching ini memiliki tiga komponen :
1. Route processor atau router
Menangani
paket pertama dalam setiap aliran data. Route processor juga membuat
keputusan forwarding berdasarkan alamat tujuan pada layer
2. Switching engine
Memantau
paket yang dilewatkan ke route processor atau sebaliknya, dan
mempelajari bagaimana route processor menangani paket tersebut.
3. Multilayer switching protocol
Protokol
sederhana yang digunakan oleh route processor untuk memungkinkan
switching multilayer dan untuk memberitahukan kepada switching engine
untuk membersihkan tabel swithcingnya jika ada perubahan pada routing
table atau pada konfigurasi access control list.
Kita dapat
menggunakan multilayer switching untuk menghubungkan beberapa VLAN,
tanpa menggunakan router, tapi menggunakan switch multilayer. Pada
prinsipnya, switch multilayer ini memiliki fungsi yang sama dengan
router, yaitu menghubungkan beberapa jaringan yang berbeda network, kekurangannya adalah switch multilayer ini hanya dapat dikonfigurasikan
pada VLAN saja dan harganya cukup mahal
Jumat, 20 November 2015
Multi Layer Switching, Kelebihan dan Kekurangan
Related Posts:
Hierarchical network design atau Model Jaringan Hierarkhi Hierarchical network design merupakan model network yang digunakan untuk mendesain dan membangun network-network komunikasi data secara hierarkhis yang biasanya terdiri dari 3 lapis/layer: layer core, distribution, dan … Read More
Komponen Composite enterprise network designCisco Composite Enterprise Network Design menyediakan desain yang dapat digunakan oleh network designer untuk menyederhanakan kompleksitas jaringan yang sangat luas.Cisco Composite Enterprise Network Design membagi jaringan… Read More
Wired dan Wireless Pemilihan wired dan wireles biasanya dipengaruhi oleh seberapa tinggi mobilitas pengguna, kemudahan dan kecepatan instalasi, biaya, fleksibilitas, dan scalable.Wired Internet menawarkan data yang lebih banyak, sering ka… Read More
Deep Packet Inspection (DPI)Terkait Deep Packet Inspection (DPI) pada dasarnya diuraikan sebagai pemeriksaan paket secara mendalam. Setiap paket data yang melalui suatu jaringan mengandung beragam informasi di dalamnya. Pada teknik filtering paket ya… Read More
Strategi Testing Jaringan IT Pertama-tama harus diketahui apa tujuan dari pengujian jaringan: 1. Memverifikasi bahwa desain memenuhi bisnis utama dan tujuan teknis. 2. Memvalidasi LAN dan WAN teknologi dan perangkat pilihan. 3. Memverifikasi bahwa pe… Read More
0 komentar:
Posting Komentar